NEWS | CAREER WITH US

News

home » news

METROPOLITAN LAND siap bangun hotel murah di Jabar (6/03/2012)

6 Maret , 2012

BANDUNG: PT Metropolitan Land Tbk–pengembang properti siap membangun hotel murah (budget hotel) di Jawa Barat sebagai langkah pengembangan bisnis perusahaan tersebut.

Sejumlah perusahaan properti di Tanah Air gencar melirik bisnis hotel murah atau budget hotel seiring dengan cepatnya kembalinya investasi (break event point/BEP).

Nanda Widya, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, menuturkan pihaknya sedang fokus membangun 20 hotel murah pada lima tahun ke depan.

Menurut rencana, ujar dia, tiga kota di Jawa Barat akan menjadi fokus utama pembangunan hotel murah, yakni Bekasi, Cirebon, dan Tasikmalaya.

“Kami sudah membangun budget hotel di Tambun, Bekasi. Ke depan kami siap membangun hotel serupa di dua kota lainnya, yakni Cirebon dan Tasikmalaya. Mudah-mudahan terealisasi bulan depan,” ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu.

Untuk membangun sejumlah hotel murah tersebut, perseroan akan mengambil dana dari anggaran belanja modal tahun ini yang mencapai Rp1 triliun.

Dia menjelaskan investasi yang diperlukan untuk satu hotel mencapai Rp30 miliar dengan jumlah kamar antara 60-100 unit.

“Itu tergantung pada besar lokasinya,” katanya.

Nanda menargetkan sepanjang tahun ini perseroan bisa membangun 5 hotel murah. Proyek pembangunan tiap hotel kemungkinan selesai dalam satu tahun.

Untuk penyediaan lahan, Metland memakai sejumlah skema antara lain beli, sewa, ataupun kerja sama dengan perusahaan lain.

Setelah proyek ini selesai, perseroan akan berekspansi ke luar Pulau Jawa. “Kami masih mencari lahan di Medan dan Kalimantan,” ujarnya.

Nanda menjelaskan hotel murah sedang dilirik sejumlah investor. “Saya perkirakan, bila kondisinya bagus, modal akan kembali dalam waktu kurang dari 10 tahun,” tegasnya.

Saat ini, ungkap dia, Metland telah memiliki jaringan Hotel Horison dan @Home.

Setelah 20 hotel murah ini selesai dibangun pada 2015, Nanda memperkirakan Metland bisa mendapat tambahan pendapatan 10%.

“Pendapatan dari hotel cukup stabil,” katanya. (K30/ajz)

 

source