NEWS | CAREER WITH US

News

home » news

Pengembang Diminta Evaluasi Diri Guna Menarik Investasi Asing (28/02/2013)

JAKARTA—Pengembang diminta untuk mengevaluasi diri mengenai standar pembangunan properti di Indonesia agar dapat menarik investasi asing, khususnya di bisnis properti.

Guru Besar Hukum Pertanahan dari Universitas Gadjah Mada Maria S. W. Sumardjono mengatakan selama ini pengembang fokus pada permasalahan terbatasnya jangka waktu hak pakai untuk warga negara asing (WNA) yang dianggap menghambat investasi di Indonesia.

“Instrospeksi diri juga. Jangan hanya jangka waktu yang diminta diperpanjang menjadi 100 tahun. Pengembang juga harus bisa bersaing dalam bentuk pelayanan,” katanya dalam diskusi Membedah Kebijakan Pemerintah dalam Bidang Pertanahan dan Strata Title, Rabu (13/2).

Menurutnya, bangunan yang ada di Indonesia harus bisa dibuktikan secara Internasional kalau mampu bersaing dengan bangunan yang ada di luar. Selain itu, sambungnya, proses pelayanan khususnya yang berkaitan dengan birokrasi juga perlu diveluasi.

Seperti diketahui, berdasarkan PP Nomor 40/1996, pemilikan orang asing dibatasi hanya untuk hak pakai atas tanah negara maksimal 70 tahun yang dibagi dalam tiga tahap, yakni 25 tahun-20 tahun-25 tahun.

Jangka waktu yang terlalu singkat dan harus diperpanjang sebanyak tiga kali, dinilai pengembang mempersulit WNA. Pengembang mengharapkan proses perolehan hak pakai bisa diperoleh dalam satu kali proses untuk jangka waktu setidaknya 90 tahun. (bas)

 

sumber : http://www.bisnis.com/articles/properti-pengembang-diminta-evaluasi-diri-guna-menarik-investasi-asing