NEWS | CAREER WITH US

News

home » news

PERHOTELAN DI BALI: Kelas Bintang 4 Ke Bawah Masih Prospektif (28/02/2013)

JAKARTA-- Pasar perhotelan di Bali masih memiliki celah di segmen bintang 4 ke bawah yang dapat dimanfaatkan oleh pengembang yang baru  masuk tahun ini.
 

Tony Eddy, Presiden Direktur Tony Eddy & Associates, mengatakan meskipun beberapa tahun terakhir ini pasokan hotel dalam berbagai konsep mulai membanjiri Bali, jika selama peak season akomodasi masih susah dicari, berarti pasarnya belum jenuh.
 

"Namun pengembang yang baru mau masuk pasar hotel di Bali saat ini harus lebih selektif, baik dari segi konsep maupun lokasi yang dipilih. Masih ada celah untuk hotel bintang 4 ke bawah," ujarnya di sela acara diskusi terbuka properti, Rabu (13/2).
 

Perusahaan riset properti Knight Frank Indonesia memperikirakan pasokan hotel baru di Bali hingga 2014 mencapai 10.466 kamar dari 60 proyek yang saat ini tengah dibangun.
 

3.922 Kamar atau 37% dari total pasokan baru pada 2014 tersebut akan beroperasi pada semester II/ 2012. Hotel bintang lima mengambil porsi terbesar sebesar 37,7% diikuti oleh bintang empat dan tiga masing-masing sebesar 31,3% dan 31%.
 

Secara keseluruhan jumlah kamar, Hotel bintang empat tercatat masih mendominasi pangsa pasar pasokan baru sebesar 52,8% diikuti oleh bintang lima dan bintang tiga masing-masing sebesar 23,9% dan 23,3%.  (if)